oleh

Isran Noor : Karhutla Juga Akibat Suhu Panas di Musim Kemarau

-Berita-Dibaca : 283 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID, SANGATTA – Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, angkat bicara soal maraknya kebakaran hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di pulau Kalimantan dan Sumatera.

Menurut mantan Bupati Kutim, terjadinya karhutla yang terjadi di dua pulau terbesar di Indonesia tersebut. Tidak semata karena faktor disengaja. Namun juga akibat suhu panas yang terjadi sepanjang musim kemarau ini.

“Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi saat ini bukan semata faktor dari masyarakat, ini juga bisa di sebabkan dengan suhu panas yang terjadi di musim kemarau ini. Hingga bisa saja terjadi gesekan benda yang memicu percikan api yang dapat menimbulkan karhutla,”jelas Isran Usai menghadiri pembukaan acara Pramuka di Kutim

Ia menambahkan, pihaknya tak ingin menyalahkan sepenuh ke masyarakat. Kebakaran bisa saja terjadi secara alamiah.”Sampai saat ini saya tidak didukung secara teori, tapi saya punya keyakinan seperti itu,”ujarnya.

Lebih juah ia menambahkan, Ia telah memerintahkan seluruh bupati dan Walikota se-Kaltim dan BPBD Kaltim untuk terus menangani Karhutla yang terjadi di Kaltim. Pihaknya meminta kepala daerah secara serius menangani masalah karhutla tersebut. Sebab, ini menimbulkan kabut asap di Kaltim dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat Kaltim, untuk tidak membakar lahan untuk pertanian dan perkebunan, Ia berharap masyarakat dapat berperang aktif dalam mencegah Karhutla di Kaltim (wal)

  • " data-pin-do="buttonPin" data-pin-config="beside">