oleh

Pelantikan Joko Widodo – Ma’ruf Amin Pesta Rakyat Indonesia

JAKARTA – Pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada Minggu (20/10) esok hari, tepatnya pada 14.30 Waktu Indonesia Barat (WIB), akan dijaga ketat pengamanannya oleh aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Republik Indonesia (Polri). Bahkan dalam keterangan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo, total personel yang diterjunkan berjumlah 30 ribu personel.

Pengamanan yang dilakukan meliputi Istana Presiden, Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), serta keseluruhan wilayah vital yang berkenaan dengan peristiwa yang bakal masuk dalam sejarah bangsa Indonesia kedepan.

Terkait perihal ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur H. Irwan atau lebih dikenal oleh masyarakat Kaltim dengan nama Irwan Pecho, mengatakan bahwa peristiwa pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, harus berjalan dengan damai dan aman. Mengingat kegiatan ini tidak saja dihadiri oleh masyarakat Indonesia, dalam hal ini perwakilan tiap-tiap daerah namun juga dihadiri sejumlah pimpinan negara-negara tetangga alias negara asing.

“Wajah Indonesia pada esok hari akan menjadi perhatian seluruh dunia, mengingat Indonesia merupakan salah-satu negara terbesar di dunia. Baik dalam jumlah luasan wilayah yang terdiri dari lautan dan daratan, hingga beragam suku, ras, agama dan antar golongan (SARA, red). Bahkan dalam perkembangan demokrasi di Asia Tenggara dan Asia secara keseluruhan proses demokrasi di negara ini berkembang begitu cepat dan luar biasa. Untuk itulah harus disambut dengan penuh riang gembira dan rasa cinta damai, dari seluruh rakyat Indonesia,” ungkap lelaki yang jadi kebanggaan masyarakat Kutai Timur ini.

Dengan berbagai peristiwa yang muncul pada beberapa waktu belakangan ini, H.Irwan berharap agar pelantikan Bapak Joko Widodo dan Kyai Ma’ruf Amin dapat dijaga marwahnya setinggi mungkin. Karena keduanya merupakan representasi dari wajah bangsa Indonesia di mata dunia.

“Kepada seluruh masyarakat baik di Ibukota Negara Jakarta dan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, baik dari Sabang sampai Merauke agar dapat menikmati momentum bahagia ini dengan damai dan penuh kebahagiaan, bukan dengan wajah menegangkan atau mencekam. Karena pelantikan Presiden dan Wakil Presiden adalah pesta rakyat Indonesia,” tutupnya saat diwawancarai wartakutim.co.id. (Wal/Arso)

  • " data-pin-do="buttonPin" data-pin-config="beside">