oleh

Wakil Gubernur Kaltim Resmikan Sangkima Jungle Park

SANGATTA – PT. Pertamina EP Asset 5 Sangatta Field melakukan kerjasama dengan Balai Taman Nasional Kutai (TNK) dengan membuat Sangkima Jungle Park (SJP) pada Sabtu (9/11) pagi tadi, kegiatan pembukaan dikemas pula bersama dengan acara Kutai Wana Rally (KWR) yakni acara jelajah dengan berjalan kaki di TNK.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi didampuk untuk meresmikan Sangkima Jungle Park dan membuka acara Kutai Wana Rally ke-13, yang diikuti ratusan peserta dari Kutim dan daerah lainnya. Dalam kesempatan tersebut hadir Sekretaris Kabupaten (Sekkab) H. Irawansyah, Field Manager PT Pertamina EP Asset 5 Hanif Setiawan, Kepala Balai TNK Nur Patria Kurniawan, Kepala BKSDA Kaltim Sunandar Trigunajasa, bahkan hadir pula Kepala BKSDSA Kalteng Adib Gunawan dalam acara tersebut.

Dalam keterangannya, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyebutkan bahwa kegiatan KWR ke-13 dan peresmian Sangkima Jungle Park, merupakan sebuah acara yang memancing anak muda untuk cinta pada lingkungan, terutama dengan mengenal lebih dalam mengenai Taman Nasional Kutai di Kutai Timur.

“Adanya Sangkima Jungle Park kerjasama PT Pertamina EP Asset 5 Sangatta Field dan TNK, jelas mendukung pembangunan kawasan ini menjadi kawasan pariwisata puspa dan satwa di TNK. Saya berharap ini bisa dikembangkan dan dipelihara kelanjutannya, dimana bisa bersinergi pula dengan masyarakat sekitar. Terimakasih kepada PT. Pertamina yang telah bekerja untuk eksplorasi migas, dan turut peduli pembangunan daerah dalam hal ini di TNK,” ungkap lelaki kelahiran Samarinda ini.

Adapun Field Manager PT Pertamina EP Asset 5 Hanif Setiawan menyebutkan, tidak hanya dua kegiatan ini saja sebenarnya yang dirayakan untuk menggerakan kecintaan pada satwa dan alam, namun juga merupakan peringatan hari jadi Kutai Timur ke-20, sehingga benar-benar menjadi sempurna untuk dimeriahkan dengan kegiatan seperti ini.

“Terkait Sangkima Jungle Park merupakan sinergi erat antara PT. Pertamina EP dengan Balai Taman Nasional Kutai, dimana bisa merubah sudut pandangan terkait keberadaan TNK yang erat dengan masyarakat dan alam. Hingga nantinya dapat menjadi ikon baru, khususnya untuk wilayah Kalimantan Timur,” terang Hanif Setiawan.

Lebih jauh lelaki yang sebelumnya merupakan Papua Field Manager menyebutkan, semoga apa yang dikerjasamakan dapat mendukung perwujudan media pariwisata baru. Pariwisata unggulan yang nantinya dapat memberikan nilai-nilai positif, dan berdampak bagi perekonomian masyarakat dan dunia pariwisata di Kutim. (Arso)

  • " data-pin-do="buttonPin" data-pin-config="beside">