oleh

Dandim Ajak Warga “Perangi” Sampah, Mulai Dari Polder Air Ilham Maulana

-Berita Pilihan-Dibaca : 74 Kali

SANGATTA- Persoalan sampah hingga kini masih saja menjadi pekerjaan rumah, khususnya di kabupaten Kutai Timur (Kutim). Tak hanya menjadi tanggung jawab Pemkab Kutim, namun juga seluruh elemen masyarakat. Maka dari itu, Dandim 0909/Sangatta Letkol CZI Pabate dan jajarannya mencoba mengajak sekaligus mengkampanyekan seluruh masyarakat, termasuk para awak jurnalis untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Ajakan untuk “perang” dengan sampah melalui “Gerakan Peduli Sampah” (GPS) disampaikan langsung oleh Dandim 0909/SGT. Kegiatan dimaksud direncanakan dilangsungkan Sabtu (23/10/2019) nanti di Polder Sangatta, Jalan Ilham Maulana. Bertujuan mengajak masyarakat berperilaku hidup bersih dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

“Saya masih sering melihat ada warga yang masih membuang sampah di sembarang tempat, padahal disekitarnya sudah ada tempat sampah yang disediakan oleh pemerintah. Kesadaran dan kepedulian inilah yang akan dibangun dengan mengajak seluruh komponen masyarakat termasuk wartawan untuk peduli sampah.

“Saya mengajak, karena wartawan punya tanggung jawab sosial dalam melaksanakan tugasnya termasuk mendidik masyarakat agar bisa menjaga dan peduli lingkungan sekitarnya,”ujarnya.

Membangun kebiasaan baik itu sangat sulit. Tapi menurut dia hal tersebut menjadi tantangan. Semua elemen masyarakat harus menjadi teladan dengan melakukan hal- hal kecil positif di sekitar. Artinya jangan berharap orang lain mau melakukan apabila kita sendiri tidak memulainya.

“Tidak perlu muluk – muluk mulai saja dari hal yang sederhana dari diri kita sendiri,” tambahnya.

Pabate menjelaskan bahwa dalam setiap persoalan dalam masyarakat bisa diselesaikan dengan prinsip saling menghargai dan menghormati dalam suasana “guyub”(rukun atau kebersamaan). Dalam mengatasi sampah, bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau dinas kebersihan. Selanjutnya demi suksesnya kegiatan dimaksud, Dandim mengajak seluruh komponen masyarakat termasuk komunitas peduli sampah yang ada di Sangatta untuk bersama-sama hadir dalam gerakan Peduli sampah pada Sabtu nanti.

“Mulailah dari diri kita sendiri, keluarga dan lingkungan kita, biasakanlah membuang sampah pada tempatnya. Sikap dan teladan kita adalah contoh terbaik bagi orang lain,” tegasnya. (hms4)

  • " data-pin-do="buttonPin" data-pin-config="beside">