oleh

Dinsos Kutim Siap Menyalurkan Paket Sembako Kepada Warga Terdampak Covid 19

-Berita Pilihan-Dibaca : 1.137 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID, SANGATTA – Kepala dinas Sosial Kutai Timur Jamiatulkhair Daik mengatakan, pemkab Kutim telah siap membagikan, paket sembako kepada masyarakat yang sangat membutuhkan ditengah pendemi corono ini.

“Untuk meringankan beban para masyarakat miskin, pedagang kecil dan kaki lima, serta masyarakat yang berpenghasilan tidak tetap atau penerima upah harian, Pemerintah Kutim akan menggelontorkan bantuan bahan pangan atau Sembako kepada masyarakat miskin yang terdampak penyebaran COVID-19,”ungkap pria yang akrab disapa Jami ini.

Ia menambahkan, pihaknya telah meminta kepada RT se Kutim untuk melakukan pendataan kepada warganya terkait penerimaan sembako. Nantinya data tersebut akan disatukan di Kecamatan

“Jadi data dari RT nantinya, dibawa ke Kecamatan kemudian dikumpulkan di Dinsos, untuk dilakukan verifikasi. Sebab kami ingin data itu benar-benar faktual, tidak ada yang salah. Sebab, nantinya, yang akan awasi, ada Kejari, ada kepolisian dan lain-lain, karena itu, harus benar-benar sesuai dengan kenyataan,” katanya.

Lanjut Jami, verifikasi akan dilakukan berdasarkan Kartu Keluarga. Pada KK itu akan kelihatan apa pekerjaan calon penerima. “Kalau memang orang tersebut benar-benar kehilangan pekerjaan karena dampak corona, kita akan kasi,” katanya.

Selain itu, penerima juga nantinya juga bukan penerima bantuan sosial dari pemerintah selama ini. “Jadi bukan warga penerima bantuan sosial selama ini, tapi warga yang benar-benar kehilangan pendapatan karena wabah corona. Seperti penjual sayur keliling, penjual pentol, pedagang bakso keliling, nelayan dan berbagai pekerjan lainnya,” jelasnya.

Untuk memastikan bantuan ini sampai ke penerima sesungguhnya, Dinsos telah membuat tim yang terdiri dari 200 orang anggota. Tim ini terdiri dari unsur pemerintah, Kejaksaan, Kepolisian termasuk TNI. Tim ini nantinya yang akan mengantar bantuan kebutuhan pokok ini pada penerimanya hingga ke rumah. Ini untuk memastikan, tidak ada bantuan yang tersendat. Dari situ pula akan dilihat apa benar penerimanya sesuai dengan data atau tidak.

“Sebab, dana ini juga nantinya akan diawasi. Kalau sampai salah data, bisa diproses hukum. Jadi tidak boleh ada data salah. Jangan sampai, ada yang cari kesempatan, mendata orang yang punya gaji, itu bisa kena pidana,” ujar Jami.

Untuk bantuan sendiri, Jami belum merinci, namun dia mengatakan pembagian dilakukan untuk kebutuhan sebulan, namun nilainya belum diketahui. Tapi, yang pasti, komponen kebutuhan yang akan dibagikan adalah beras, gula, minyak goreng, indomie, sarden. “Jadi paket sembakonya untuk kebutuhan sebulan dan kami akan berikan selama 3 bulan berturut-turut,” katanya.(Adv-Kominfo)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID WARTA KUTIM 

News Feed