oleh

Menjelang Idul Adha, Distanak Kutim Periksa Hewan Kurban

-Berita-Dibaca : 883 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTA.,-Dinas Pertanian Kutim mengingatkan masyarakat untuk membeli hewan kurban yang kesehatannya sudah diperiksa Dinas Pertanian (Distan) Kutim. Dengan membeli hewan kurban yang sehat, berarti syarat berkurbannya juga terpenuhi.

Kepala Bidang Peternakan Distan Kutim, Mardi Suaibman menerangkan pemeriksaan hewan kurban yang kini mulai banyak diperdagangkan, menjadi kewajiban Distan Kutim. Bersama  Kasi Kesehatan Hewan dan Kesmavet, Cut Meutia, dijelaskan semua hewan kurban yang saat ini diperdagangkan masyarakat, sehat.

“Setiap hewan kurban yang sudah dinyatakan sehat, berarti juga dijamin legalitas masuknya ke Kutim, jadi bukan sapi selundupan,” ujar pria yang akrab disapa Mardi ini.

Disebutkan, Dinas Peternakan Kaltim belum lama ini menemukan  penyakit Brucellosis Kutai Kartanegara. Dari pengakuan pedagang, sapi yang tidak sehat itu  didatangkan dari Sulawesi, namun melalui jalur tikus atau ilegal.

Bercermin dari temuan di Kukar ini, kata Mardi, Distan Kutim memperketat pemeriksaan hewan kurban yang mulai banyak dijajakan pedagang. Ia mengaui, temuan kasus penyakit hewan ternak, khususnya untuk kurban terjadi karena sapi atau kambing didatangkan ilegal dan tidak melalui prosedur karantina di Badan atau Balai Karantina Hewan.

Cut Meutia menambahkan  setiap melakukan pemeriksaan yang pertama dicek bukan kondisi sehat atau tidak, tetapi apakah pedagang mengantongi surat Badan atau Balai Karantina Hewan. “Jika tidak ada, bisa pastikan yang dijual  tersebut didatangkan secara ilegal atau diselundupkan masuk ke Kutim. Bisa saja diturunkan dari kapal di Kenyamukan atau di wilayah Manubar, hal ini bisa membawa penyakit,” sebut wanita yang dalam beberapa hari terakhir mendatangi lapak pedagang sapi yang ada di Sangatta.(wal)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID WARTA KUTIM