oleh

Jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Kutim 231.811 Orang

-Berita Pilihan-Dibaca : 334 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID, SANGATTA- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran dan penetapan daftar pemilih sementara (DPS) dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kutim tahun 2020, Senin (14/9/2020) bertempat diruang Pelangi Hotel Royal Victoria Sangatta.

Ketua KPU Kutim Ulfa Jamilatul Faridah menyampaikan, penetapan DPS dilakukan setelah pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi DPHP.

Pada rapat pleno itu, jumlah DPS disampaikan langsung oleh masing-masing PPK dari 18 kecamatan.
Pleno ini, tukas Ulfa, merupakan salah satu tahapan penting dalam pemilu. Sebab, salah satu hal utama dalam pemilu adalah menetapkan daftar pemilih.

“Alhamdulillah, acara pleno berjalan lancar dan tidak ada tanggapan,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan rekap DPS pada Pilkada Kutim 2020 sebanyak 231.811 daftar pemilih sementara.

Rinciannya, pemilih laki-laki sebanyak 124.066 dan pemilih perempuan 107.746. “DPS Kabupaten Kutim sebanyak 231.811 pemilih dengan jumlah TPS 769 yang tersebar di 141 desa dan kelurahan,” imbuhnya.

Setelah ditetapkan, maka tahapan selanjutnya DPS hasil pleno akan diumumkan di kantor desa atau kelurahan dan di tempat-tempat strategis yang bisa dijangkau masyarakat umum. Tujuannya agar mendapat tanggapan masyarakat.

Sehingga nanti kalau ada tanggapan masyarakat atau ada pemilih yang sudah mempunyai hak pilih dan belum masuk, bisa dilaporkan ke PPS.

“Kami berharap warga mengecek DPS ini di kantor desa atau kelurahan. Apabila belum terdaftar atau terdapat perubahan, mohon segera menghubungi jajaran penyelenggara (PPS, PPK, atau KPU),” kata dia.

Sementara, pelaksanaan pilkada serentak 2020 berlangsung di tengah pandemi covid-19 sehingga dalam setiap tahapannya selalu menekankan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Ulfa mengingatkan kembali tentang PKPU No 6 Tahun 2020 tentang Pilkada Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Non-Alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Seluruh penyelenggara di bawah jajaran KPU Kutim harus benar-benar memahami regulasi ini. Hal ini selalu kami ingatkan supaya meminimalisasi temuan yang menghambat proses pelaksanaan pilkada 2020 ini,” paparnya.

Rapat kali pleno kali ini berjalan lancar, tanpa adanya konflik di forum, sehingga berjalan sesuai jadwal. Sebanyak 90% undangan hadir dan tidak ada intrupsi mempermasalahkan hasil rapat pleno DPS pilkada Kutim 2020. (Bian)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID WARTA KUTIM