oleh

Asmawardi Minta Penerimaan Naker Melalui Satu Pintu Disnaker

-Advetorial, Berita-Dibaca : 222 Kali

SANGATTA – Agar penerimaan tenaga kerja (Naker) di Kutim dapat diawasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), pihak menginginkan agar penerimaan tenaga kerja melalui satu pintu. Yaitu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutim.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Asmawardi, saat hearing DPRD dan Pemkab Kutim dengan serikat buruh di Kutim, dalam rangka peringatan hari buruh (May Day), diruang hearing Sekretariat DPRD Kutim, Senin (3/5/2021).

“Bagaimana kita kembalikan lagi seperti tahun 2002, bahwa penerimaan tenaga kerja melalui Disnaker. Tidak ada istilah kongkalikong dalam perusahaan atau dari daerah setempat,” pinta Asmawardi dihadapan pimpinan DPRD Joni dan Bupati Kutim Ardiansyah yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Disnakertran harus memantau semua perusahaan yang ada di Kutim, per enam bulan. Apabila bertambah karyawan tanpa sepengetahuan Disnaker, maka Disnaker harus memberikan sanksi.

“Apalagi sebentar lagi kita penerimaan tenaga kerja lokal pada perusahaan baru (PT BCIP) yang membutuhkan tenaga kerja tidak sedikit. Dikepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang baru ini, dirinya berharap tidak ada lagi pengangguran di Kutim,” tutupnya.

Penulis : Wak Hedir

News Feed