oleh

Wamendes PDTT Posting Kalikatur, Anggota Komisi V DPR: Fokus Benahi Kinerja, Jangan Nyambi Buzzer

-Berita-Dibaca : 293 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID, JAKARTA – Postingan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi di media Sosial yang diduga bernada tuduhan terhadap partai Demokrat terhadap aksi mahasiswa yang menolak PPKM Darurat mendapat sorotan dari Pengurus DPP Partai Demokrat.

Karikatur itu memperlihatkan lima jari dengan tulisan Demokrat secara terpisah, dan disetiap ujung jari ada gambar orang, serta bagian atas bertuliskan Pakai Tangan Adik-Adik Mahasiswa Lagi Untuk Kepentingan Syahwat Berkuasanya #BONGKARBIANGRUSUH.

unggahan gambar karikatur oleh Budi Arie pada akun Facebook-nya

Wakil Sekretaris Partai Demokrat irwan menilia, Budi Arie Setiadi kini telah menjadi bazzer atau pendengun. Hal tersebut disampaikan Irwan menyikapi unggahan gambar karikatur oleh Budi Arie pada akun Facebook-nya.

Anggota Komisi V DPR ini meminta, Wamendes PDTT untuk fokus benahi kinerja, juga evaluasi proses perencanaan dan pengawasan internal Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Ketimbang kerja nyambi jadi buzzer.

Menurutnya, banyak pekerjaan rumah Budi Arie yang harus segera dikerjakan, terutama terkait rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang pembayaran perjalanan dinas yang tidak tertib, dan kelebihan pembayaran terkait isu jual beli jabatan di Kemendes PDTT.

“Itu lebih konkret untuk diselesaikan dibanding nyambi dari Wamen juga jadi buzzer,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu.

Irwan menyebut, Budi Arie yang saat ini menjadi pejabat negara seharusnya punya sense of crisis, apalagi terkait kewenangannya.

“Sampai hari ini pencairan BLT dana desa di tengah pandemi Covid-19 masih sangat rendah. Ini menandakan kinerja Kemendes buruk dalam membantu presiden tangani covid-19 terutama di desa – desa,” tuturnya. (WAL)