Berita

Pelatihan Kerajinan untuk Peningkatan Ekonomi Keluarga di Kutai Timur

304
×

Pelatihan Kerajinan untuk Peningkatan Ekonomi Keluarga di Kutai Timur

Sebarkan artikel ini

WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kutim telah mengadakan pelatihan kerajinan selama seminggu untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Pelatihan tersebut mencakup keterampilan membuat Encek Gondok, Pelapah Pisang, Manik-manik, dan Membatik.

Ketua Dekranasda dan Ketua TP PKK Kabupaten Kutim, Siti Robiah Ardiansyah, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk meningkatkan keterampilan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat. Pelatihan-pelatihan tersebut meliputi keterampilan anyaman serat enceng gondok, pelepah pisang, manik-manik, dan membatik.

“Saya berharap agar semua peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius dari awal hingga akhir, bukan hanya sekadar memperoleh pengetahuan, tetapi juga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan pendapatan,” ucapnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 80 peserta yang dibagi menjadi tiga kelompok. Pelatihan anyaman serat enceng gondok dan pelepah pisang diikuti oleh 40 peserta dengan narasumber Masniar dan Misriah. Pelatihan manik-manik diikuti oleh 20 peserta dengan narasumber Ises Rahayu dan Rustini. Sedangkan pelatihan membatik diikuti oleh 20 peserta dengan narasumber Risno, yang berasal dari Sangatta, Kutim.

Narasumber Risno berharap peserta pelatihan dapat menguasai teknik membatik dengan baik dan menerapkannya dalam produksi kerajinan mereka. Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan kualitas dan nilai jual produk kerajinan mereka, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan ekonomi keluarga.

“Pelatihan kerajinan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Kutim, dengan memberikan keterampilan baru dan peluang ekonomi yang lebih baik,” ujarnya.

Semoga pelatihan ini dapat berdampak positif bagi para peserta dan membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Kutai Timur.(*/as)