Berita

Pandangan Fraksi Golongan Karya terhadap RAPBD 2024: Peningkatan Pendapatan dan Strategi Pajak yang Inovatif

395
×

Pandangan Fraksi Golongan Karya terhadap RAPBD 2024: Peningkatan Pendapatan dan Strategi Pajak yang Inovatif

Sebarkan artikel ini

WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTA – Fraksi Golongan Karya DPRD Kutai Timur memberikan masukan dan saran konstruktif terhadap nota penjelasan kepala daerah mengenai Rancangan APBD Tahun Anggaran 2024. Anggota Fraksi Golkar, Adi Adi Sutianto DS, menyatakan bahwa fraksi ini memberikan apresiasi atas target proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2024 yang merupakan yang tertinggi dalam 5 tahun terakhir.

“Kontribusi Pendapatan Pajak dan Retribusi menyumbang peningkatan PAD. Hal ini sebagai wujud perbaikan kinerja pada 11 Sektor Pajak dan Retribusi Daerah,” ungkap Adi saat menyampaikan pandangan fraksi Golkar pada rapat paripurna yang diselenggarakan pada Kamis (9/11/2023).

Lebih lanjut, fraksi Golkar memberikan masukan bahwa regulasi Peraturan Daerah (Perda) terkait pajak dan retribusi daerah harus diakselerasi dan disinkronisasi dengan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

“Terdapat opsi yakni pungutan tambahan pajak menurut persentase tertentu pada opsi Pajak Atas Kepemilikan Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BNKB) yang selama ini dipungut Pemprov beralih ke Pemda,” jelasnya.

Fraksi Golongan Karya juga meminta kepada pemerintah agar urusan wajib/konkuren pemerintah daerah menjadi skala prioritas alokasi anggaran sesuai ketentuan perundang-undangan, khususnya pada bidang pendidikan dan kesehatan.

“Penyediaan pelayanan kesehatan masyarakat yang memadai di semua pos pelayanan kesehatan. Demikian juga, pemerataan rehab sekolah maupun penyediaan ruang kelas baru harus dialokasikan secara proporsional pada 18 kecamatan,” pungkasnya. (ADV)