Berita

Antisipasi Isolasi, Pembangunan Jembatan Telen Diapresiasi Anggota DPRD Kutai Timur

271
×

Antisipasi Isolasi, Pembangunan Jembatan Telen Diapresiasi Anggota DPRD Kutai Timur

Sebarkan artikel ini

WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTA – WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTARencana pembangunan jembatan Telen oleh pemerintah Kutai Timur dengan pola tahun jamak mendapatkan sambutan positif dari anggota DPRD Kutai Timur, Mochammad Son Hatta. Jembatan ini diharapkan dapat membuka isolasi bagi empat desa yang terpisah oleh sungai besar di Telen, membuka akses langsung ke Muara Ancalong.

“Jembatan Telen, kalau terbangun itu akan membuka isolasi empat desa. Jembatan yang akan menghubungkan Muara Pantun menuju Marano akan membuka isolasi desa Long Segar, Muara Halog, Long Iram, dan Long Lag,” ujarnya dengan gembira.

Meskipun pembangunan belum dimulai dan persiapannya belum terlihat di lokasi, anggota DPRD ini tetap menyampaikan dukungannya.”tentnya kami di legislaf mendukung sepenuhnya apa yang di kerjakan Pemkab saat ini, namun pemkab segera memulai Pembangunan ini agar bisa dirasakan langsung dampaknya,” ungkapnya

Sebelumnya, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa program pembangunan di kecamatan wilayah pedalaman akan terus dilaksanakan, termasuk pembangunan jembatan Telen. Sesuai perencanaan, pembangunan diharapkan dapat selesai dalam waktu dua tahun.

Ardiansyah juga mengumumkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas PUPR akan membangun jalan masuk dari simpang jalan poros Trans Kalimantan menuju Telen. Program peningkatan infrastruktur dasar di beberapa kecamatan di pedalaman juga mencakup rencana pembangunan jembatan di Desa Sepaso, Kecamatan Busang.

Meskipun saat ini belum terlihat persiapan fisik di lokasi, tetapi anggota DPRD optimis bahwa pembangunan ini akan menjadi solusi bagi masalah isolasi yang dihadapi oleh masyarakat di pedalaman. Keberadaan jembatan di Telen bukan hanya akan membuka akses, tetapi juga memudahkan mobilitas masyarakat untuk mencapai Muara Ancalong.

Jembatan Telen diharapkan dapat menjadi jalan penghubung yang strategis, membuka potensi ekonomi dan sosial di wilayah tersebut. Dengan meningkatnya konektivitas, diharapkan juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Pentingnya pembangunan ini tidak hanya diukur dari segi fisik semata, melainkan juga dari dampak positif yang akan dihasilkannya terhadap kehidupan masyarakat setempat. Mochammad Son Hatta menggarisbawahi manfaat sosial yang akan dirasakan oleh desa-desa yang tadinya terisolasi.

Meskipun masih memerlukan waktu dan upaya untuk mengimplementasikan rencana ini, pembangunan jembatan Telen menjadi bagian integral dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur di wilayah pedalaman. Dengan terus dilakukannya peningkatan infrastruktur dasar, diharapkan kualitas hidup masyarakat Kutai Timur, khususnya di wilayah pedalaman, dapat terus meningkat. (*/ADV)

Bagian Atas Formulir