Berita

Anggota DPRD Kutim Minta Peninjauan Kembali Perda Tentang Adat Istiadat

281
×

Anggota DPRD Kutim Minta Peninjauan Kembali Perda Tentang Adat Istiadat

Sebarkan artikel ini

WARTAKUTIM.CO.ID, Sangatta – Anggota Komisi A DPRD Kutai Timur, Siang Geah, berharap Pemerintah Kabupaten dan DPRD Kutai Timur (Kutim) segera meninjau kembali Peraturan Daerah (Perda) No. 49 Tahun 2001 tentang Pemberdayaan, Pelestarian, Perlindungan, Pembangunan Adat Istiadat, dan Lembaga Adat di Wilayah Kabupaten Kutai Timur.

Menurut Siang Geah, yang juga merupakan politisi dari PDI-Perjuangan, banyak isi dari Perda tersebut sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini, sehingga perlu direvisi oleh Pemkab dan DPRD Kutim. “Saya kira adat itu sudah menjadi hal yang sangat penting. Lama kita ajukan di Badan Legislasi (Banleg) itu kemarin. Usulan saya sudah masuk, tapi sampai hari ini kita belum bertindak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Perda tersebut seharusnya segera dibahas karena masyarakat adat banyak yang menginginkan adanya perubahan dalam isinya. “Silakan ditanyakan langsung ke Ketua Banleg, mengapa sampai saat ini belum ditindaklanjuti,” katanya.

Siang Geah juga menekankan bahwa ini seharusnya menjadi prioritas pemerintah dan DPRD Kutim untuk membuat regulasi yang lebih jelas mengenai adat di Kutim. “Di tempat lain sudah selesai karena kepentingan tentang adat ini. Di setiap desa ada kepala adat, tapi mereka tidak tahu tugas dan fungsinya sebagai kepala adat,” jelasnya.

Ia berharap Pemerintah dan DPRD Kutim segera melanjutkan pembahasan Perda Adat tersebut sehingga regulasi tentang adat di Kutim lebih tertata dan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat adat di Kutim. (*/adv)