Dalam kesempatan tersebut, AHY menjelaskan bahwa lari adalah olahraga yang sudah menjadi kegemarannya sejak lama dan terus berlanjut hingga kini. Bahkan, ia mengungkapkan sering berlari dari rumah ke kantor dengan jarak yang cukup jauh, meskipun saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
“Lari itu olahraga yang sederhana. Asal kita mau, bangun pagi, pakai sepatu, langsung bisa lari. Kalau tidak sempat pagi, bisa sore. Kalau tidak sempat sore, bisa malam. Saya sendiri berusaha konsisten karena sekali lagi, ini menyenangkan,” tutur AHY.
Lebih dari sekadar fisik, lari juga memiliki makna filosofis baginya. “Bagi saya, lari juga sesuatu yang menantang. Semangatnya adalah: kalau sudah memulai, harus diselesaikan. Harus sampai garis akhir, harus finish,” lanjutnya. AHY menegaskan, semangat ini juga menjadi spirit dalam perjalanan perjuangan ke depan, di mana kecepatan tidak sepenting konsistensi dan penyelesaian
Menutup pernyataannya, Ketum AHY sangat terkesan dengan antusiasme peserta. “Luar biasa. Ribuan peserta saya saksikan sendiri hadir pagi ini. Antusiasmenya luar biasa, dan mudah-mudahan ini bukan hanya sekadar acara spesial, melainkan juga bisa menjadi kebiasaan, menjadi rutinitas,” katanya.
Ia melihat budaya olahraga seperti ini, termasuk acara lari dan Car Free Day, sangat baik untuk Indonesia, khususnya bagi generasi muda. “Lewat olahraga, kita biasanya berpikir positif dan memiliki solidaritas yang baik juga,” pungkas AHY, menekankan pentingnya jiwa sportif serta sehat jiwa dan raga.
Di lokasi yang sama, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang berpartisipasi, sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada warga Kota Bandung yang mungkin sedikit terganggu aktivitasnya.
Acara AHY Run 2025 ini diikuti oleh 6.000 pelari dan mengambil titik start dan finish di GOR Saparua, Kota Bandung. Peserta berkesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik, termasuk hadiah utama lima paket ibadah umrah ke Tanah Suci, motor matic, motor listrik, serta berbagai doorprize lainnya.
Ketum AHY turut didampingi oleh sejumlah petinggi Partai Demokrat, seperti Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron, Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat Sigit Raditya, Wasekjen DPP Partai Demokrat Agust Jovan Latuconsina, dan Kabakomstra DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra.
Beberapa tokoh juga terlihat hadir, di antaranya Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, serta Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dede Yusuf dan Rizki Natakusumah.













