“KOPPAD Borneo lahir dari gagasan untuk menyatukan semua sub suku agar tidak terpisah-pisah. Inilah kekuatan dan kehebatan KOPPAD,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota agar menjaga marwah organisasi dengan tidak mengedepankan kepentingan pribadi atas nama organisasi, karena hal tersebut dapat merusak tujuan dan cita-cita bersama.
Sementara itu, Panglima KOPPAD Borneo Pusat, Dr. Abriantinus, S.H., M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa KOPPAD Borneo berdiri sejak 1 Januari 2009 sebagai wujud keterpanggilan untuk menjaga kewibawaan moral hukum adat, seni, dan budaya Dayak sebagai jati diri yang harus tetap tegak dan lestari.
“KOPPAD Borneo berjuang di garis depan untuk menjaga nilai-nilai luhur adat istiadat Dayak, sekaligus berkomitmen memelihara stabilitas keamanan dan ketenteraman masyarakat, baik Dayak maupun Indonesia secara luas,” jelasnya.
Ia memaparkan visi KOPPAD Borneo, yakni mewujudkan generasi yang berkualitas, tangguh, unggul, dan siap menjadi pemimpin masa depan. Visi tersebut dijabarkan melalui berbagai misi strategis, meliputi pelestarian adat dan budaya, penguatan hukum dan HAM, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan ekonomi dan wirausaha, pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup, dukungan terhadap pertahanan dan keamanan, serta penguatan sosial, mental, dan spiritual masyarakat.
Menutup rangkaian acara, Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus KOPPAD Borneo Kutim yang telah dilantik.
“Amanah ini hendaknya dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen dalam mengawal pusaka adat Dayak Borneo sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat,” pesannya.
Ia juga mengapresiasi susunan kepengurusan KOPPAD Borneo Kutim yang dinilainya inklusif dan mencerminkan semangat kebersamaan lintas suku. Menurutnya, hal tersebut merupakan modal sosial penting dalam menjaga keharmonisan dan stabilitas daerah, sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan tanpa mengesampingkan adat, budaya, dan kelestarian lingkungan.
Dengan resmi dilantiknya pengurus Distrik KOPPAD Borneo Kutai Timur, organisasi ini diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah yang berakar pada kearifan lokal. (Opik)













