Berita

Kari Palimbong Ingatkan Pemkab Kutim untuk Mulai Proyek Tahun Anggaran 2025 di Awal Tahun

124
×

Kari Palimbong Ingatkan Pemkab Kutim untuk Mulai Proyek Tahun Anggaran 2025 di Awal Tahun

Sebarkan artikel ini
oplus_0

SANGATTA – Anggota Komisi C DPRD Kutai Timur, Kari Palimbong, mengingatkan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar memastikan proses pengerjaan proyek pada tahun anggaran 2025 dapat dimulai sejak awal tahun. Hal ini disampaikan sebagai upaya untuk menghindari keterlambatan pelaksanaan proyek seperti yang terjadi di tahun sebelumnya.

“Proses pengerjaan proyek harus dimulai dari awal tahun, sehingga tidak ada lagi keterlambatan yang bisa menghambat realisasi anggaran dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kari Palimbong saat hubungi media ini pada minggu (1/12/2024)

Menurut Kari, keterlambatan pengerjaan proyek sering kali terjadi akibat perencanaan yang tidak matang dan lambatnya proses lelang atau administrasi lainnya. Akibatnya, banyak proyek yang baru berjalan di tengah atau akhir tahun, sehingga berdampak pada efektivitas program pembangunan.

Ia menambahkan bahwa dimulainya proyek lebih awal akan memberikan ruang untuk mengatasi kendala teknis atau cuaca yang tidak terduga. “Jika proyek dimulai lebih awal, ada cukup waktu untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai target, meskipun ada hambatan di lapangan,” jelasnya.

Kari juga mengingatkan pentingnya perencanaan yang matang, termasuk dalam proses penyusunan dokumen lelang dan alokasi anggaran. “Pemerintah harus memastikan semua persiapan administrasi selesai sebelum tahun anggaran berjalan, sehingga tidak ada lagi alasan untuk menunda pelaksanaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta pemerintah untuk memperhatikan kualitas pengerjaan proyek agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Jangan hanya mengejar target penyelesaian, tetapi pastikan proyek yang dikerjakan berkualitas dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sebagai anggota Komisi C yang membidangi infrastruktur, Kari menegaskan akan terus mengawasi pelaksanaan proyek di Kutai Timur, terutama yang berkaitan dengan pembangunan jalan, fasilitas umum, dan infrastruktur dasar lainnya.

“Masyarakat sangat membutuhkan pembangunan yang tepat waktu dan berkualitas. DPRD akan terus mengawal agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana dan memenuhi harapan warga,” pungkasnya. (adv)