Bercita-cita Jadi Lumbung Padi Bagi Bengalon

Wartakutim.com | Sangatta ; Hasil gemilang yang dicapai dari program peningkatan hasil panen padi sawah, di Sepaso Selatan, membuat sejumlah pihak di wilayah itu yakin, bisa menjadikan Sepaso Selatan sebagai lumbung padi di Kecamatan Bengalon.

KepalaDesaSepaso Selatan Ismail mengatakan, luas lahan sawah yang telah digarap saat in itelah mencapai 150 hektar.Yang telah ditanami dengan metode SRI, baru 50 hektar, namun telah memberikan hasil yang luar biasa.

Menurut Ismail, semua hasil itu dicapai berkat dukungan KPC dan para kontraktornya, serta dukungan pemerintah berupa bantuan handtractor untuk kelompok tani. “Untuk semua sumbangsih itu, kami ucapkan terima kasih yang tinggi.Semoga petani kami semakin maju dengan kerjasama seperti ini secara berkelanjutan,” kata Ismail.

Optimis memenjadikan wilayah Sepaso Selatan menjadi lumbung padi, disampaikan oleh para kelompok tani sendiri. Sutani, Ketua Kelompok Tani Suka Sejahtera mengatakan, dirinya yakin bisa menjadi lumbung padi untuk Bengalon, setelah melihat hasil yang dicapai dari metode SRI ini.

“Kami yakin bisa menjadi lumbung padi, sebab metode ini memberikan hasil yang luar biasa.Apalagi hasilnya bisa dipanen dalam kurun waktu tiga bulan saja,” kata Sutani.

Hal senada disampaikan Katnadi, Ketua  Kelompok Tani Suka Makmur. Menurut Katnadi, keunggulan metode SRI bisa mengantarkan desanya menjadi lumbung padi untuk wilayah Bengalon.

“Dulu kami hanya panen 3,5 ton per hektardan itu pun selama lima bulan waktu tanam. Sekarang menjadi tujuh ton per hektar dengan waktu taman lebih pendek, hanya tiga bulan. Dengan ini kami yakin bisa menjadi lumbung padi untuk wilayah ini,” kata Katnadi.

Camat Bengalon Awang Ari Jusnanta mengharapkan luas lahan  sawah yang terus bertambah setiap tahun.Sebab padi merupakan salah satu program unggulan bidang agribisnis di Bengalon.

“Semoga kolaborasimulti pihak ini, bisamenghasilkan sawah lebih luas lagi, hingga mencapai 200 hektar di Sepaso Selatan. Sebab sawah merupakan salah satu program unggulan bidang agribisnis di Bengalon,” kata Awang.(*)