oleh

Lahan Pertanian Terancam Di Alifungsikan Ke Perkebunan

-Berita Pilihan, Ekonomi-Dibaca : 665 Kali
Ilustrasi Foto : Setkab.go.id
Ilustrasi
Foto : Setkab.go.id

Sangatta-Keberadaan lahan pertanian untuk mendukung program swasembada di Kutai Timur tampaknya harus membutuhkan perhatian yang serius oleh pemerintah setempat. Pasalnya keberadaan lahan di beberapa tempat tencam pengalifungsian lahan pertanian menjadi lahan perkebunan, di karenakan lahan perkebunan lebih menguntungkan.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Ir, Syarifuddin Ginting, mengatkan alifungsi lahan pertanian akan terus berlangsung jika pemerintah tidak membuatkan program yang khusus bagi para petani, untuk mengelola lahan pertaniannya. Sehingga petani lebih tertarik mengola lahannya ketimbang mengalifungsikan ke lahan perkebunan.

“Program pemerintah harus lebih menarik sehingga lebih bisa memotivasi para petani untuk mengola lahan pertaniannya. Program ini pun harus sama penghasilannya dengan penghasilan yang ada di Perkebunan” Ungkapnya saat berlangsungnya sesi tanya jawab dalam jumpa pers di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan.

Menurutnya, para petani yang ada di Kutai Timur saat ini semuanya memiliki sumber daya manusia yang baik, jika mereka berfikiran pendek bisa saja para petani tersebut mengalifungsikan lahan pertaniannya untuk lahan perkebunan karena lahan perkebunan lebih menguntungkan di sisi pendapatannya,

“Saat ini kami selalu berusaha untuk mebujuk para petani yang ada di Kutim, agar lahan pertaniannya tidak dialifungsikan untuk lahan perkebunan, salah satu langkah yang kami lakukan adalah dengan membuat program-program yang lebih menarik usaha tani, seperti pemberian bantuan hentraktor untuk mempermudah petani untuk mengolah lahannya”. Ujarnya (bnr)

DOWNLOAD APLIKASI WARTAKUTIM

  • " data-pin-do="buttonPin" data-pin-config="beside">

Komentar