“Dari penjajakan dan komunikasi ke sejumlah lembaga pengelola keuangan resmi yang ada di dalam maupun luar daerah, ada yang memberikan lampu terang. Kita tetap mengupayakan jika seluruh hutang-hutang proyek tersebut bisa dilunasi pada APBD Perubahan Kutim tahun ini,” ungkap Ismunandar.
Sehingga besok Jum’at, harap menjadi perhatian OPD untuk mengumpulkan berbagai laporan hutang-hutang proyek. Jika nantinya ada yang tertinggal, maka OPD tersebut dianggap lalai dan tidak serius, karena tidak bisa menyelesaikan rekap laporan hutang proyek. (ADV/wars)