Unit-Unit Usaha Koperasi Jadi Andalan
oleh

Anak Muda Sangatta Kembangkan Koperasi Syariah

-Ekonomi-Dibaca : 354 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID – Sungguh luar biasa gerakan yang dilakukan oleh anak-anak muda Sangatta, yakni Faizin dan Muchtar. Dua lelaki lulusan Strata I di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta. Mereka berhasil mendirikan sebuah koperasi yang bergerak di jasa keuangan syariah bersama masyarakat sekitar,  dalam rangka menggerakkan roda perekonomian masyarakat kecil

Ketua Koperasi Syariah Nafaa Faizin menyebutkan bahwa, sebelum koperasi terbentuk pada tahun 2017 lalu. Beberapa orang termasuk dirinya melakukan rapat terbatas, untuk membicarakan tindak-lanjut pemecahan masalah masyarakat sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Sehingga diyakini caranya adalah dengan mendirikan sebuah koperasi.

“Kita menyadari problem yang terjadi pada masyarakat sekitar, yakni kendala minimnya kemampuan mereka mendapatkan modal usaha melalui lembaga-lembaga keuangan resmi. Akibat dari ketidakmampuan, memenuhi persyaratan-persyaratan administrasi yang menjadi aturan main dalam setiap pengajuan pinjaman,” terang lelaki berperawakan tinggi ini.

Tak berapa lama kemudian, atas diambilah keputusan secara bersama-bersama untuk mendirikan koperasi syariah. Yang hingga kini anggota mereka tersebar di Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, dengan jumlah total sebanyak 80 anggota. Untuk saat ini Koperasi Nafaa menempati salah-satu ruang di rumahnya, tepatnya di Jl Loa Mali Sangatta Selatan.

Unit Jasa Keuangan Syariah

“Alhamdulillah dengan uang pangkal tiap-tiap anggota sebesar Rp 100 ribu, dan iuran tiap bulan sebesar RP 50.000 ribu. Maka modal yang diputar oleh pengurus koperasi sebesar Rp 48 juta. Dimana ketika ada anggota yang hendak mengajukan pinjaman, akadnya menggunakan model Unit Jasa Keuangan Syariah (UJKS, red). Tentu keputusan untuk dapat atau tidaknya koperasi memberikan pinjaman, dilakukan melalui rapat anggota” pungkasnya.

Memasuki 8 bulan terakhir sejak koperasi berdiri, koperasi tersebut telah memiliki beberapa unit usaha seperti halnya UJKS pada umumnya. Mulai dari simpanan wadiah, pendanaan darurat, pendanaan jual-beli, hingga pendanaan modal usaha. Sehingga memasuki usia satu tahun dalam beberapa bulan mendatang, Koperas Nafaa terus dapat memajukan unit-unit usaha yang dikelola.

Faizin lebih jauh menyebutkan, jika dalam rapat bulanan terakhir yang diikuti seluruh anggota. Akan dilakukan pembuatan unit usaha baru, berupa Minimarket yang dapat melayani kebutuhan anggota koperasi sehari-hari. “Rencananya akan dibuka satu Minimarket untuk menyangga kebutuhan anggota. Dan berdiri pada area yang dekat dengan keberadaan anggota koperasi itu sendiri,” pungkasnya.

Kedepannya Koperasi Nafaa terus berusaha mengembangkan diri agar mampu mensejahterakan seluruh anggota, dengan tetap menjaga niatan awal dari berdirinya koperasi. Yakni mengedepankan itikad baik alias kejujuran dan berbasis pada konsep ekonomi syariah, tanpa meninggalkan kualitas maupun pola ekonomi kerakyatan. Sebagaimana yang digaungkan oleh Bapak Koperasi Indonesia, yakni Bung Hatta.

“Walau terlihat pelan, namun pergerakan dalam membangun koperasi agar mampu menjalankan amanah anggota secara keseluruhan, yakni mengelola dan menginvestasikan modal usaha. Akan terus berlanjut sembari terus mencari potensi-potensi baru, sehingga pengurus dituntut untuk mampu menjalankan amanah anggota,” terangnya. (Jun)

News Feed