oleh

Meningkatkan Produktivitas SDM Untuk Mengurangi Kemiskinan

-OPINI-Dibaca : 601 Kali

Kemiskinan” kata tersebut sudah tidak asing lagi kita dengar, kemiskinan adalah salah satu masalah sosial yang sejak dulu sampai saat ini belum teratasi khususnya di Negara kita, masalah sosial ini ditandai dengan ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yaitu sandang, pangan, papan serta pendidikan karena diera saat ini pendidikan sangat lah penting karena kurangannya pendapatan serta keridakmampuan mengatur keuangan agar kebutuhannya dapat terpenuhi, menurut BPS kemiskinan sebagai ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar, yang diukur dari pengeluaran.

Salah satu faktor yang mempengaruhi kemiskinan adalah tingkat produktivitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang rendah. Ilmu Manajemen sumber daya manusia (SDM) dapat diterapkan untuk membantu meningkatkan produktivitas SDM karena penerapan ilmu ini meliputi desain dan implementasi perencanaan, penyusunan karyawan, pengelolaan karir, pengembangan karyawan, evaluasi kinerja dan hubungan ketenagakerjaan. Dengan penerapan itu semua akan membantu Meningkatkan Kualitas sumber daya manusia yang ada.

Ada beberapa solusi untuk meningkatkan produktivitas sumber daya manusia agar dapat menjadikan SDM khususnya di Indonesia menjadi berkualitas, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan jaminan sosial lainnya. Solusi pertama dengan membuat kelompok-kelompok kerja untuk para pekerja yang memiliki keahlian yang sama. Dengan kelompok-kelompok yang terbentuk mereka dapat memulai menentutukan tujuan yang akan dicapai serta perencanaan lain yang terarah untuk keberlangsungan pekerjaan mereka sehingga dapat mempermudah mereka bertukar pikiran, memberikan solusi satu sama lain, serta bergotong royong untuk menyelesaikan masalah, tujuannya akhir yang ingin dicapai dari kelompok kerja ini  agar mereka bekerja dengan perencanaan yang terarah sehingga hasil yang didapat nantinya akan lebih menguntungkan.

Selanjutnya dengan memberikan perlatihan keterampilan dalam berbagai bidang, entah itu dalam hal pekerjaan mereka maupun dalam hal baru yang dapat menghasilkan pedapatan untuk mereka. Tujuan dari progam perlatihan ini untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sesuai dengan perkembangan teknologi, membantu masalah operasional, membentuk sikap loyalitas dan kerja sama agar hasil yang didapat lebih menguntungkan, serta meningkatkan kuantitas dan kualitas produktivitas. Dengan perlatihan ini juga dapat mengajak masyarakat yang belum mempunyai pekerjaan untuk ikut dan memberi keahlian kepada mereka, dengan harapan ilmu yang didapat dapat diterapkan, sehingga mereka memiliki pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Berkaitan dengan kelompok-kelompok kerja, proram perlatihan keterampilan juga akan menguntungkan, dengan adanya perlatihan para anggota akan lebih memahami tentang pekerjaan yang mereka lakukan selama ini, dengan begitu produktivitas saat bekerja akan bertambah, kemungkinan kegagalan dalam pekerjaanpun akan semakin kecil.

Memotivasi pekerja juga menjadi hal penting dalam proses peningkatan produktivitas pekerja, para pekerja dalam suatu organisasi memiliki karakteriktik  serta latar belakang berbeda-beda, kebutuhan yang diinginkan juga berbeda-beda, latar belakang kebutuhan ini lah yang mempengaruhi perbedaan perilaku pekerja dalam hal produktivitas dan semangat dalam pekerjaan mereka. Agar para pekerja memiliki semangat yang sama dalam bekerja, motivasi ini dapat dilakukan dalam bentuk berikan keyakinan pada mereka bahwa mereka bisa bekerja dengan optimal dan mendapatkan penghasilan yang lebih, yang kedua adalah mencoba mendengarkan keluh kesah mereka tentang masalah dalam pekerjaan, sekali lagi hal ini sangat berkaitan dengan kelompok-kelompok kerja, jika anda adalah seseorang yang memiliki karyawan dengan memberi pujian kepada mereka atas semua usaha mereka, secara tidak langsung itu akan membangun kepercayaan diri mereka, sehingga mereka dapat dengan mudah memiliki semangat kerja, dengan semangat dalam bekerja yang tercipta hal itu akan menaikan kuantitas dan produktivitas SDM itu sendiri sehingga hasil dari pekerjaan mereka lebih berkualitas, menaikan pendapatan mereka dan taraf hidupnya pun akan semakin baik.

Solusi yang terakhir adalah dengan mengembangkan lembaga swadaya masyarakat, seperti diketahui bahwa LSM sudah lama ada di Indonesia dan sudah tersebar diberbagai kota dan desa kecil yang bertujuan untuk menggali potensi masyarakatnya terutama pada masyarakat kurang mampu. LSM ini biasanya lebih tertuju pada masyarakat yang belum memiliki pekerjaan dari kalangan masyarakat kurang mampu. Oleh karena itu yang perlu dilakukan saat ini adalah mengembangkan LSM tersebut agar wadah penggalian potensi masyarakat itu tidak hanya nama saya dan menjadi lembaga swadaya yang mati. Pengembangannya bisa dilakukan dengan mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan dan pengetahuan lebih untuk menjadi pendamping anggota SLM dalam setiap kegiatan mereka, diharapkan akan terjalin interaksi yang positif sehingga anggota LSM memiliki tujuan yang lebih terarah untuk keberlangsungan kehidupannya, selanjutnya yang paling utama adalah menyelenggarakan program perlatihan secara rutin seperti yang dibahas sebelumnya, perlatihan sangat berpengaruh denga tingkat produktivitas, jika memungkinkan menjalin kerjasama dengan unit-unit usaha yang ada merupakan hal yang penting juga sehingga anggota LSM tidak hanya terus berlatih tetapi bisa ldengan mempraktekan ilmu yang mereka dapatkan dari lembaga LSM tersebut. Unit-unit usaha tersebut juga dapat membantu untuk memberikan bantuan modal agar LSM dapat menciptakan lapangan kerja bagi anggotanya.

Dengan berbagai solusi yang dibahas, semua bertujuan untuk meningkatkan produktivitas SDM baik untuk yang sudah memiliki perjaan tetap maupun yang masih mencari pekerjaan, tujuan nya untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan taraf hidupnya dan diharapkan akan mengurangi kemiskinan di Negeri kita ini.

Citra Fitrah Nuraida

*Mahasiswi Prodi Manajemen, Universitas Muhammadiyah Malang

News Feed