oleh

Asmawardi: Pembinaan Atlet-Atlet Muda di Kecamatan Harus Menjadi Perhatian Semua Pihak

SANGATTA – Dukungan terhadap pembinaan olahraga ditingkat kecamatan mendapatkan perhatian penting dari Asmawardi, anggota DPRD Kutim dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, yang meliputi kecamatan Bengalon, Rantau Pulung, Sangatta Selatan dan Teluk Pandan.

Menurutnya perhatian pada pengembangan dan pembinaan atlet-atlet muda, tidak saja bagian dari kinerja KONI semata. Namun membutuhkan perhatian lebih dari semua pihak, baik itu unsur pemerintah, swasta, hingga masyarakat.

Ketua Fraksi Amanat Keadilan Berkarya (AKB) DPRD Kutim ini mengatakan, ada 18 kecamatan yang tersebar di pedalaman dan pesisir Kutim, tentu dibutuhkan perhatian yang serius untuk menghidupkan semangat olahraga ditingkat anak-anak muda. Mengapa demikian? Karena ini berkaitan dengan mendukung munculnya talenta-talenta muda Kutim, untuk dapat berprestasi dan membawa nama harum bagi daerah.

“Saya tentu mendukung setiap kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan atlet-atlet tingkat pelajar di tiap-tiap kecamatan, karena memang ada banyak bibit-bibit yang harus dibukakan jalan. Dengan berbagai event keolahragaan prestasi, sehingga akan muncul peluang bagi anak-anak muda untuk menaikkan levelnya dalam bidang olahraga tertentu,” ungkap Ketua Fraksi AKB DPRD Kutim ini.

Ada beberapa kecamatan yang memiliki kemampuan dalam pengembangan bibit olahraga, semisal Sangkulirang. Dimana mendapatkan perhatian dari berbagai pihak, mengingat banyak tokoh-tokoh setempat yang mensupport kegiatan keolahragaan disana. Sehingga untuk kecamatan seperti Bengalon dan lain-lainya, juga membutuhkan perhatian serupa dari tokoh-tokoh setempat. Pemerataan perhatian dalam peningkatan kemampuan dan pembinaan atlet-atlet muda potensial di Kutim, jelas menjadi kewajiban semua pihak.

“Untuk Bengalon, perihal ini sudah saya komunikasikan dengan tokoh-tokoh setempat, semisal kepada saudara Syabri. Bagaimana kita juga harus menumbuhkan semangat keolahragaan melalui kompetisi yang diadakan tiap tahun. Entah itu Sepakbola, Voli, serta olahraga lainnya, ini bukan untuk apa, tetapi bagaimana penyaluran bakat anak-anak muda dapat tersalurkan secara positif,” tegasnya. (Arso)