oleh

Bupati Kutim Ajak Semua Elemen Masyarakat Cegah Karhutla

SANGATTA – Meski hingga saat ini kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kutai Timur masih terbilang cukup kecil, namun sebagai salah satu kabupaten dengan luas wilayah
terbesar di Provinsi Kaltim dalam penanganan dan pencegahan Karhutla, dinilai perlu keseriusan. Penanganan dan pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab
Pemerintah Kutim, TNI dan Polri, namun juga termasuk dunia usaha serta seluruh elemen masyarakat.

Bupati Ismunandar menyebutkan jika kegiatan ini sangat penting. Mengingat Kutim merupakan kabupaten yang memiliki luas wilayah yang cukup besar, sehingga upaya penanganan dan pencegahan Karhutla di Kutim tidak bisa hanya ditangani sendiri oleh Pemerintah kabupaten bersama Polres Kutim, Kodim 0909 Sangatta dan Lanal Sangatta, serta organisasi kebencanaan dan kemasyarakatan, namun tentunya sangat diharapkan dukungan dari semua elemen masyarakat, termasuk dunia usaha yang beroperasi di Kutim.

“Saya telah meminta kepada Wabup Kutim Kasmidi Bulang, untuk menyurati dan memanggil perwakilan perusahaan, serta segera bersama Camat di masing-masing wilayah untuk menggelar apel kesiapsiagaan penanganan dan pencegahan Karhutla. Menurut Ismu, camat selaku pengambil kebijakan di wilayah kecamatan, memiliki peran sangat penting dalam mengontrol dan mengkoridinir pelaku usaha dan masyarakat dalam mencegah terjadinya Karhutla,” tegas orang nomor satu di Kutim ini.

Lebih jauh Bupati Ismu mengahimbau kepada seluruh elemen masyarakat di Kutim, untuk bersama-sama melakukan pencegahan dan penanganan Karhutla di Kutim. Dirinya juga meminta agar masyarakat dan pelaku usaha tidak melakukan pembakaran lahan, terlebih cuaca di Kutim saat ini masih tergolong kekeringan yang hampir ekstrim, tanpa adanya guyuran hujan. (Arso)

  • " data-pin-do="buttonPin" data-pin-config="beside">