oleh

Kantor Bea Cukai Sangatta Bangun Zona Integritas

SANGATTA – Dalam rangka menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Sangatta melakukan deklarasi dan pencanangan pemabangunan zona integritas. Kegiatan yang dilakukan dihalaman KPPBC Sangatta berlangsung pada Selasa (10/12) pagi, yang sekaligus melakukan penandatanganan pakta integritas dengan Pemkab Kutim dalam hal ini Bupati Ismunandar dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang.

Dalam kesempatan tersebut hadir Kepala Kantor Wilayah DJBC Wilayah Kalimantan Bagian Timur Rusman Hadi, Kapolres Kutim AKBP Indras Budi Purnomo, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Osben libos Naibaho, Kejari Kutim Setyowati, Kepala PN Sangatta Rahmat Sanjaya, Sekkab Irawansyah, serta tamu undangan lainnya.

Kepala KPPBC Sangatta Hari Murdiyanto menyebutkan komitmen yang dilakukan pihaknya merupakan amanah dari Direktorat Jendral Bea dan Cukai yang berada dibawah Kementerian Keuangan RI, dengan tugas mengawasi dan melayani kepabeanan dan cukai. Yang di instruksikan semakin berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan kearah yang lebih baik serta bersih bagi seluruh masyarakat Sangatta, dan Kutim secara luas.

“KPPBC Sangatta baru memasuki usia ke-tiga, telah dilakukan berbagai upaya pembenahan, penataan, penyempurnaan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan seluruh pelaku usaha. Salah-satu upaya yang akan dijalankan adalah pembangunan zona integritas, bebas dari korupsi dan birokrasi bersih melayani,” tegasnya.

Hari Murdiyanto lebih jauh mengungkapkan, upaya ini tidak akan berhasil bila tidak ada dukungan dari seluruh pihak yang ada di KPPBC Sangatta secara bersama-sama, begitupun juga kesiapan dalam mengoperasikan aplikasi yang diterapkan. Sehingga hal ini termasuk dalam Reformasi Birokrasi untuk menata sistem penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, dan berintegritas guna meningkatkan publik.

“Ini sesuai dengan Keputusan Kementerian Keuangan nomor 476 tahun 2017, yang mana seluruh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai di Indonesia. Harus dapat melaksanakan berbagai inovasi dan perbaikan pengelolaan proses bisnis, manajemen SDM, guina menjalin hubungan baik dengan stakeholder serta penguatan, pengusaan, dan peningkatan kualitas pelayanan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Kalimatan Timur yakni Rusman Hadi menegaskan kewajiban melaksanakan yang terbaik dan sebagaimana amanah reformasi birokrasi telah dilakukan sejak lama. Untuk itu kepada pengguna jasa maupun masyarakat diharapkan dapat membantu, KPPBC Sangatta untuk mewujudkan cita-citanya dalam hal membangun zona integritas.

“Saya memberikan perintah pada Pak Hari, kegiatan ini adalah titik awal yang sebenarnya tanpa ada pencanangan pembangunan zona integritaspun. Sejak reformasi birokrasi, pelayanan kepada masyarakat tetap dilakukan secara benar. Yang artinya disamping tidak ada korupsi, tetapi juga memberikan segala daya dan upaya untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat,” perintahnya pada kepada Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Sangatta. (Arso)

DOWNLOAD APLIKASI WARTAKUTIM

  • " data-pin-do="buttonPin" data-pin-config="beside">