oleh

Masyarakat Kutim Sudah Memilih, Lebih Baik Legowo atau Silahkan Tempuh Jalur MK dan kami tunggu di MK.

-Berita-Dibaca : 2.134 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTA– Tim Legal dan Advokasi ASKB mengapresiasi kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), aparat, dan seluruh pihak yang bertugas mengamankan jalannya Pilkada Kutai Timur. Mereka mengharap agar semua pihak terus menjaga kondusifitas wilayah pasca Pilkada.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya sempat terjadi aksi unjuk rasa sejumlah massa di depan Kantor Bawaslu Kutim, Jl Yos Sudarso II, Kecamatan Sangatta Utara, Minggu (13/12/20) malam. Massa yang hadir bersamaan dengan tim advokasi salah satu paslon peserta Pilkada Kutim, menuntut agar Bawaslu bersikap netral.

Ketua Tim Legal dan Advokasi ASKB, Felly Lung menilai, sejauh ini Bawaslu sudah bekerja dengan baik dan menjunjung netralitas sesuai aturan yang berlaku. Dia mengimbau agar masyarakat jangan terprovokasi oleh isu miring yang berhembus setelah Pilkada Kutim ini.

“Mari kita jaga kondusifitas Kutai Timur, mari bersatu dan bersama-sama menata Kutai Timur untuk semua,” imbau Felly.

Dia menuturkan, unggulnya pasangan Ardiansyah Sulaiman-Kasmidi Bulang (ASKB) pada hasil quick count internal dan real count KPU, bukan sekedar kemenangan ASKB. Tetapi kemenangan masyarakat Kutai Timur secara umum.

“Karena masyarakat sudah menyalurkan hak pilih sesuai keinginan masing-masing. Hasil jumlah suara presetase yang sangat jauh di atas 10% lebih mengunggulin pasangan di bawahnya. Suara Rakyat Kutim ini menaruh mandat masyarakat Kutai Timur kepada ASKB mari kita dukung bersama,” urai Felly.

Jika pun masih ada pihak yang keberatan, lanjut Felly, dia mempersilahkan agar mengikuti mekanisme yang telah diatur oleh undang-undang, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Bawaslu Kutim. Salah satunya adalah dengan menempuh jalur Mahkamah Konstitusi (MK).

“Perlu di ingat, Hingga saat ini kami tidak menurunkan massa dan meramaikan kantor Bawaslu Kutai Timur semua untuk menjaga kondusifitas di tengah pademi Covid 19. Bukan berarti kami diam saja, ASKB bersama masyarakat tetap mengawal dan mendorong agar bawaslu bekerja sesuai dengan tupoksi dan profesionalitas serta mandiri sesuai dengan asas lembaga,” terangnya.

“Kami harap seluruh unsur pimpinan yang ada di Bawaslu Kutim tidak terpengaruh dan tetap profesional sesuai dengan asas lembaga, karena masyarakat Kutim bersama Bawaslu. Jangan gentar dengan tekanan yang ada karena Masyarakat Kutim bersama Bawaslu. Jika ada yg Keberataan silahkan ke MK, kami tunggu,” tambah Felly. (*)