Berita

Bapenda Kerja Keras Untuk Tingkatkan Pendapatan

83
×

Bapenda Kerja Keras Untuk Tingkatkan Pendapatan

Sebarkan artikel ini

WARTAKUTIM.CO.ID SANGATTA – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutai Timur, Syahfur, S.Sos, M.Si, memastikan bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2023 akan mengalami penambahan pendapatan. Menurutnya, proyeksi APBD Kutai Timur akan bertambah karena adanya Sisa Alokasi Penggunaan Anggaran (SILPA) di beberapa dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Beberapa proyek pada akhir tahun 2022 di OPD tidak terealisasi sesuai batas waktu yang telah ditentukan, sehingga menyebabkan terjadinya SILPA pada tahun ini yang akan dimasukkan dalam APBD Perubahan 2023,” jelas Syahfur kepada wartawan.

Selain itu, Syahfur menyatakan bahwa ada kemungkinan adanya penambahan pendapatan dari Dana Bagi Hasil (DBH) khususnya dari sektor perkebunan sawit. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan sedang membahas DBH Perkebunan Sawit, dan Kabupaten Kutai Timur diprediksi akan mendapat penambahan penerimaan dari sektor tersebut.

Lebih lanjut, Syahfur menyebutkan bahwa proyeksi penambahan APBD Perubahan 2023 diperkirakan mencapai kurang lebih Rp2 triliun. “Peningkatan APBD pada perubahan tentu akan ada. Namun, nilainya diperkirakan sekitar Rp2 triliun,” ucapnya.

Jika melihat anggaran murni tahun 2023, APBD Kutai Timur telah mengalami surplus sebesar 13 persen. Awalnya, proyeksi APBD sebesar Rp4,4 triliun, namun saat disahkan oleh DPRD Kutai Timur, mencapai Rp5 triliun lebih.

Syahfur mengungkapkan bahwa Bapenda Kutai Timur telah bekerja secara optimal dalam meningkatkan pendapatan daerah. Hal ini sejalan dengan hasil yang dapat terlihat saat ini, di mana pendapatan daerah terus mengalami peningkatan.

“Berkat kerja keras para staf di Bapenda Kutai Timur, serta dukungan dari Bupati dan Sekda Kutai Timur, serta masukan dari DPRD Kutai Timur, alhamdulillah kita dapat merealisasikan target pendapatan tahun ini,” pungkasnya dengan rasa syukur. (ADV)