Berita

Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kegiatan Pesta Rakyat Berkelanjutan

376
×

Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kegiatan Pesta Rakyat Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTA – Acara Pesta Rakyat Pertanian Berkelanjutan tahun 2023 di Rantau Pulung adalah momen penting untuk mendukung dan mempromosikan program pertanian yang diadakan oleh pemerintah daerah. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah Kecamatan Rantau Pulung, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Kutim, dan PT Pupuk Kaltim.

Bupati Ardiansyah Sulaiman menyambut acara dengan rasa syukur karena kondisi pertumbuhan perekonomian di Indonesia, termasuk di Kutim, cukup stabil bahkan cenderung meningkat meskipun terdapat pergolakan ekonomi di beberapa negara di dunia. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari pemerintah pusat, pertumbuhan ekonomi di Kutim mencapai angka 5,3, yang meningkat signifikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya sebelum pandemi Covid-19, yang hanya mencapai 3 persen. Selain itu, angka inflasi di daerah tersebut juga stabil di kisaran 4 sampai 5 persen.

Acara ini diharapkan dapat memberikan informasi dan dukungan bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan pertanian di masa kini, serta menjadi ajang untuk mempererat kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah, kelompok tani, dan sektor swasta seperti PT Pupuk Kaltim untuk mendorong kemajuan pertanian di wilayah tersebut.

Dengan adanya acara ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya sektor pertanian akan semakin meningkat, dan upaya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut dapat terus ditingkatkan.

Keberhasilan tersebut, sambung Ardiansyah, tidak terlepas dari kontribusi dari sektor ekonomi kerakyatan yang terus bergerak untuk menekan angka inflasi, hal itu terlihat saat pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu melanda di hampir seluruh dunia, para pelaku usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tetap bisa bertahan di tengah gejolak ekonomi dunia.

“Karena salah satu penyumbang inflasi itu, kalau perputaran uang di masyarakat sulit terjadi. Sehingga kalau ingin perekonomian itu terus bergerak, maka kita (pemerintah) akan memfasilitasi kegiatan ekonomi kerakyatan, salah satu diantaranya dengan kegiatan semacam ini,” ujarnya, (adv)