Berita

Rumah Sakit Pratama Muara Bengkal Kesulitan Tenaga Medis

389
×

Rumah Sakit Pratama Muara Bengkal Kesulitan Tenaga Medis

Sebarkan artikel ini

WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTA – Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar rapat koordinasi persiapan operasional Rumah Sakit Pratama Muara Bengkal, yang pembangunannya telah selesai pada awal Januari sebelumnya.

Rapat koordinasi tersebut diadakan di Ruang Arau Kantor Bupati Kutim pada Rabu (31/5/2023) ini dihadiri oleh beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, serta Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, Poniso Suryo Renggono.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, dr. Bahrani Hazanal, mengakui bahwa meskipun pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Muara Bengkal sudah selesai pada awal Januari, rumah sakit tersebut belum dapat dioperasikan karena masih kekurangan tenaga kesehatan.

“Ternyata mempersiapkan ini membutuhkan waktu terutama masalah utamanya adalah kekurangan tenaga Kesehatan, khususnya Dokter Spesialis,” Kata dr Bahrani Hazanal kepada media ini

Dr. Bahrani Hazanal menyampaikan bahwa persiapan ini membutuhkan waktu, terutama karena masalah utamanya adalah kekurangan tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis. Standar untuk Rumah Sakit Tipe D mensyaratkan keberadaan minimal 141 tenaga kesehatan sebelum rumah sakit dapat beroperasi, namun saat ini baru ada 23 orang yang tersedia.

“Karena dari standar RS tipe D itu, paling tidak ada 141 tenaga yang harus kita siapkan.  Dan hasil kami mencomot sana sini (tegana medis) di Puskesmas, baru dapat 23 orang. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga ini, diperlukan peran BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia),” ungkap dr Bahrani.

Dinas Kesehatan berharap Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) dapat membantu memenuhi kebutuhan jumlah tenaga kesehatan yang diperlukan. Selain itu, masalah penganggaran juga menjadi perhatian karena masih banyak dana yang dibutuhkan untuk keperluan Rumah Sakit Pratama Muara Bengkal, seperti penambahan daya listrik dari PLN sebesar 60 Megawatt dan kebutuhan air bersih. Untuk kebutuhan air bersih, telah dilakukan penyambungan pipa sepanjang 6 kilometer dari sumber air menuju RS Pratama Muara Bengkal.

Dengan demikian, pihak terkait bekerja keras untuk memastikan semua persyaratan dan fasilitas yang diperlukan telah terpenuhi sehingga Rumah Sakit Pratama Muara Bengkal dapat segera beroperasi dan memberikan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat. (adv)