Kutai Timur – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang semula dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025 hingga kini belum menemui kepastian. Memasuki Januari 2026, belum ada keputusan resmi terkait waktu pelaksanaannya.
Ketua Harian DPD II Partai Golkar Kutim, Rudi Hartono, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan dan arahan resmi dari DPD I Partai Golkar Kalimantan Timur.
“Pelaksanaan Musda Golkar Kutim masih menunggu keputusan dari DPD I. Setelah ada arahan resmi, kami akan segera menyesuaikan jadwal,” ujar Rudi Hartono kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, 14 September 2025 lalu.
Pernyataan tersebut menjadi rujukan terakhir yang disampaikan kepada media. Hingga kini, belum ada informasi terbaru mengenai kepastian jadwal Musda Golkar Kutim.
Seiring belum jelasnya pelaksanaan Musda, dinamika internal partai mulai menghangat. Sejumlah kader disebut telah menyatakan kesiapan untuk maju sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar Kutim. Dua nama yang mulai mencuat di antaranya Wakil Ketua I DPRD Kutim, Sayid Anjas, serta Apansyah.
Sementara itu, posisi Ketua DPD II Partai Golkar Kutim saat ini masih dijabat oleh Kasmidi Bulang, yang terpilih secara aklamasi dalam Musda V Golkar Kutim pada 5 Mei 2021.
Di tingkat provinsi, Musyawarah Daerah Partai Golkar Kalimantan Timur telah digelar lebih dulu pada Juli 2025. Dalam forum tersebut, Rudy Mas’ud kembali ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Kaltim periode 2025–2030.
Belum jelasnya jadwal Musda Golkar Kutim membuat publik dan kader partai kini menanti kepastian: kapan agenda strategis tersebut akan digelar dan siapa yang akan memimpin Golkar Kutai Timur ke depan.












