Hukum Dan Kriminal

Polisi Menanti Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

73
×

Polisi Menanti Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Sebarkan artikel ini

kapolres kutim edgarPolres Kutim akan menyelesaikan sejumlah dugaan Tindak Pidana Korupsi  Banntuan Sosial (Bansos) Pemkab Kutim yang berbungkus aspirasi DPRD Kutim. Salah satu kasus yang sedang ditangani  yakni yang terjadi di Kecamatan Kaubun dengan  tersangka berinisial AS.

Dijelaskan, untuk kasus bansos aspirasi tahun 2011, yang  diperkirakan merugikan negara sekira Rp500 juta, dengan tersangka l As, sudah diaudit, hanya belum ada hasilnya keluar. Dalam kasus AS ini, kepolisian  telah menyita barang bukti berupa  sebuah mobil Toyota Rush, yang dibeli tersangka dari dana bansos tersebut.  Namun,    tersangka  yang tak lain seorang anggota LSM (lembaga Swadaya masyarakat) belum ditahan.

Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima polisi. Dalam laporan masyarakat itu, AS diduga membuat 7 buah proposal dengan alasan kelompok usaha bersama warga sekitar kampung mereka. Namun, pada pemeriksaan yang dilakukan, sesui dengan laporan warga,  ternyata usaha-usaha yang dibuatkan proposal adalah usaha pribadinya dan keluarga, yang diatas namakan usaha kelompok. Seperti  toko, yang disebut sebagai usaha kelompok bersama, ternyata itu usaha pribadinya. Usaha ini dimintakan dana, dan dananya digunakan pribadi termasuk untuk beli mobil. “Kelompok usaha yang disebutkan itu ada 7, makanya ada 7 proposal,” jelas Kapolres Edgar Diponegoro, Jumat (1/11) siang

Mantan penyidik KPK ini, menyebutkan,  disetiap proposal  yang disampaikan AS rata-rata  bernilai Rp75 juta. Karena itu kerugian mencapai Rp500 juta.  “Hanya saja, kerugian ini masih belum pasti. Kerena untuk menentukan kerugian sebenarnya, harus melalui perhitungan BPKP (Badan Pemeriksa keuangan dan pembangunan),” jelas Kapolres yang saat memberi keterangan didampingi Kanit Tipikor  Ipda  Slamet R.(WK-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.