oleh

Kutim Bertambah 4 Kasus Positif Covid 19

-Berita Pilihan-Dibaca : 1.038 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID, SAMARINDA- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur (Kaltim) merilis data kasus positif covid 19 di Kaltim pada selasa (28/04/2020) mencapai angka 115 orang.

Kabupaten kutai timur menempati peringkat pertama dalam penambahan kasus positif dengan 4 orang terkonfirmasi positif Corona, sementara Kota Samarinda, Balikpapan, Berau dan Penajam Paser utama masing masing penambahan satu kasus positif Corona.

Plt. Kepala dinas Kesehatan Kaltim Andi. M Ishak menyebutkan, KTM 14 (Laki-laki 40 tahun) KTM 15 (Laki-laki 55 tahun) KTM 16 (Laki-laki 53 tahun) KTM 17 (Laki-laki 16 tahun).

“4 Kasus tersebut merupakan pelaku perjalanan dari Gowa yang memiliki hasil rapid test reaktif, kasus melakukan isolasi diri dirumah sejak 16 april 2020 dan pada tanggal 20 April 2020 kasus di isolasi di RSUD Kudungga Sangatta,”katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, penambahan 1 kasus positif di Kota Balikpapan. 1 (Satu) kasus (BPN 29 Laki-laki 34 tahun) merupakan Pelaku perjalanan dari Jawa Barat yang di rawat di RS Bhayangkara sejak 17 April 2020.

Sementara kota Samarinda juga terkonfirmasi 1 kasus positif yakni SMD 16 Laki-laki 42 tahun) Pelaku perjalanan dari Gowa dengan keluhan demam, batuk, pilek, sesak nafas, serta memiliki hasil rapid test sebelumnya reaktif. Kasus dirawat di RSUD IA Moeis sejak 9 april 2020.

Masih kata Andi, Berau juga terkonfirmasin 1 Kasus positif covid 19 yakni BRU 8 Laki-laki 31 tahun merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dengan hasil rapid test reaktif. Kasus dirawat di RSUD Abdul Rivai sejak 18 April 2020

Sementara kasus terakhir terkomfirmasi positif covid 19 Penajam Paser Utara 1 Kasus. PPU 15 Wanita 22 tahun) merupakan Kontak erat dari PPU 9 dan PPU 11 berasal dari kluster Gowa dengan hasil rapid test reaktif. Kasus dirawat di RSUD Ratu Aji Putri Botung sejak 7 april 2020.

Dengan penambah 4 kasus positif Covid 19, Kutim saat ini terdapat 17 kasus positif dan 2 orang sembuh. Sementara untuk kasus ODP 434 kasus dan PDP 35 Kasus. (WAL)

News Feed