Berita Pilihan

Sediakan Jasa Esek-esek, Warung Makan Sangatta-Bengalon Digrebek

883
×

Sediakan Jasa Esek-esek, Warung Makan Sangatta-Bengalon Digrebek

Sebarkan artikel ini

Diketahui, tarif yang dipatok sang muncikari, adalah Rp 300 ribu untuk short time.

Bagi hasilnya, muncikari menerima Rp 50ribu dan perempuan penghibur dapat lebihnya.

“Setiap ada pelanggan, PSK ini wajib bayar fee Rp 50ribu sekali ngamar,” jelas Rauf.

Dikatakan Papi sudah hampir satu tahun menjalankan bisnis esek-esek itu. Kendati demikian, sang muncikari mengaku, penghasilannya tidak menentu.

“Penghasilan tidak menentu, ini juga dilakukan karna untuk tambahan kebutuhan ekonomi,” aku Papi.

Dalam penggerebekan itu, polisi menyita barang bukti (BB) berupa, uang tunai Rp.4,5 juta uang hasil nemani tamu makan, kopi, minum bir, karaoke dan hasil prostitusi, uang tunai Rp. 300 ribu, uang kertas Rp.50 uang fee kegiatan prostitusi, 10 buah kondom, satu buah handphone, dan buku catatan fee dari PSK.

Sementara temuan barang bukti di lokasi kedua yakni, uang tunai Rp. 300 ribu hasil melayani sex tamu, uang tunai Rp. 50 ribu hasil prostitusi, dan satu buah handphone.

“Semua barang bukti kita amankan, termasuk mucikari sudah ditahan sementara para ladiesnya berstatus sebagai saksi dan akan dipulangkan. Dan untuk tempatnya hanya praktik esek-esek nya yang ditutup namun untuk warung makan dan kopi tetap beroperasi,” pungkasnya. (Bian)