WARTAKUTIM.CO.ID, SANGATTA – Anggota Komisi C DPRD Kutai Timur, Abdi Firdaus, S.HI meminta bupati Kutai Timur segera menyelesaikan masalah banjir di Sejumlah wilayah di kecamatan Bengalon dan Sangatta Utara.
Hal tersebut di sampaikan ketua Fraksi Demokrat DPRD Kutim ini saat meminta instruksi pada rapat paripurna ke-8 tahun sidang 2023 tentang Rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bupati Kutim 2022, di ruang sidang paripurna, pada Selasa (16/05/2023)
Dikatakan, saat musim penghujan tiba, sejumlah wilayah di kecamatan Bengalon,teluk pandang, kaubun dan Sangatta utara kerap terjadi banjir besar, sehingga sangat menganggu aktivitas masyarakat.
“Saat daerah APT Pranoto (Sangatta), Tepian Raya, Teluk pandang, Bengalon, Kaubun itu terjadi banjir besar,”ungkap Abdi Firdaus pada saat mengajukan instruksi ke pimpinan sidang Paripurna.
Ia menambahkan, pihaknya berharap pemkab Kutim melalui bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman segera menagani masalah banjir tersebut. Karena dampak dari banjir ini sangat menggangu sektor pertanian dan Sektor UMKM masyarakat.
“Saya berharap ini segera bisa di atasi oleh Pak bupati, karena dampak dari banjir ini sangat menggangu sejumlah sektor, seperti sektor pertanian dan sektor ekonomi di wilayah banjir,”katanya.
Lebih jauh ia menambahkan, banjir ini diakibatkan adanya aktivitas pertambangan dan perkebunan sehingga lahan lahan yang dulunya tempat penyerapan air sudah diambil alih fungsinya pertambangan dan perkebunan.
Dikatakan, beberapa sungai di wilayah Sangatta, Bengalon dan Teluk Pandang menjadi sangat dangkal akibat adanya aktivitas pertambangan. Pihaknya meminta bupati Kutim untuk segera membenahi dengan cara mengeruk sungai sungai atau normalisasi sungai yang dangkat tersebut. (ADV/IA)