“Saya katakan, kalau mau uang Rp500 ribu, kan sekali belanja itu habis. Tapi kalau saya kasih kerja anak-anak kalian, itu jangka panjang. Kalau saya kasih uang Rp500 ribu, selesai urusan, karena suara anda saya beli. Nanti lima tahun lagi kita ketemu, saya kasih lagi. Tapi kalau kasih kerja anaknya kan mereka untung, silaturahmi jalan terus,” paparnya. (ADV)
Menghadapi Politik Uang, Anggota DPRD Kutai Timur Ajak Kesbangpol Aktif Sosialisasi













