Berita PilihanRagam

Polres Gelar Acara Ngobrol Bareng Pemuda Bersama DPD KNPI

282
×

Polres Gelar Acara Ngobrol Bareng Pemuda Bersama DPD KNPI

Sebarkan artikel ini

SANGATTA – Polres Kutai Timur menggelar acara Ngobrol Bareng Pemuda bersama DPD KNPI Kabupaten Kutai Timur pada Rabu malam (4/3/2020) di de’Atake Cafe. Kegiatan ini memperbincangkan mengenai perihal-perhal yang jadi atensi penting, mulai dari soal kesiapan menghadapi IKN, keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga maraknya peredaran narkoba di Kutim.

Acara berlangsung penuh antusias, dimana interaksi antara dua narasumber dengan tamu undangan tiada sekat alias langsung berhadapan dengan para tamu undangan yang duduk santai sembari menikmati malam di Sangatta. Bahkan tidak lama kemudian hadir beberapa tokoh pemuda dan politik level lokal hingga nasional dalam acara tersebut, mulai dari Ketua PAN Kutim Bakri Hadi, anggota DPRD Kutim Faisal Rachman dari PDI Perjuangan, anggota Fraksi Partai Demokrat di DPR RI Irwan Pecho, termasuk pula Ordiansyah Tarlan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD KNPI Kutim Munir Perdana menyebutkan pihaknya bermitra dengan semua pihak, termasuk dengan Polres Kutim. Bahkan daeraha ini pada 2018 lalu, ditetapkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebagai Kabupaten Layak Pemuda. Artinya pemuda-pemudi di Kutim selalu siap berdiri didepan terkait perihal kepemudaan yang berorientasi pada sisi positif, untuk terus berkarya dan menghasilkan prestasi.

“Penghargaan ini merupakan satu-satunya untuk Kabupaten di Kalimantan Timur, dan untuk di Pulau Kalimantan hanya ada dua yakni Kutim dan Kota Madya Banjarmasin yang dianugerahi sebagai sebuah kota yang layak pemuda. Tentu perihal pemberantasan narkoba yang dilakukan Polres, akan didudukung penuh oleh DPD KNPI Kutim,” tegas Munir Perdana.

Sementara itu, Kapolres AKBP Indras Budi Purnomo mengakui perananan DPD KNPI Kutim sehingga mampu menjadikan daerah ini menjadi Kabupaten Layak Pemuda. Hal ini juga merupakan tantangan bagi pemuda-pemudi untuk mempertahankan prestasi luar biasa tersebut.

“Terlebih tantangan kita kedepan adalah bagaimana mempersiapkan diri untuk menjadi penyangga Ibu Kota Negara. Termasuk pertaruhan pemuda lokal yang akan menerima eksodus pemuda-pemudi dari luar, dimana imbas pemindahan IKN. Terlebih penetapan pembangunan akan dimulai pada beberapa waktu kedepan,” ungkapnya.

Lebih jauh Kapolres Kutim menerangkan Presiden Joko Widodo telah membuat program nasional terkait IKN, dalam jangka pendek, menengah, dan panjang, bagaimana Kalimantan Timur menjadi wilayah IKN yang baru menggantikan DKI Jakarta.