oleh

Jabatan Bupati Di Kutim Tak Pernah Tuntas Dijabat 5 Tahun?

-Berita Pilihan-Dibaca : 8.505 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID, SANGATTA – Operasi Tangkap Tangan atau OTT yang dilakukan KPK terhadap Bupati Kutai Timur Ismunandar, pada kamis 2 Juli 2020 lalu, menjadi perhatian dari masyarakat. Khususnya masyarakat Kutai Timur.

Banyak masyarakat di Kutim, menganggap Kursi bupati Kutim sebagai  Kursi panas. Pasalnya, selama kabupaten tersebut berdiri, tak satupun bupati yang mampu menyelesaikan masa jabatan selama lima tahun

Berikut Fakta – Fakta Kepemimpinan di Kutim

 Tahun 2001-2006 Awang Farouk Ishak – Mahyudin

Awal pembentukan Kabupate Kutai Timur tahun 1999, Awang Farouk Ishak atau AFI di tunjuk sebagai Pelaksana tugas PLT bupati. Selama 2 tahun AFI memimpin kutai timur tanpa didampingi oleh wakil bupati.

Baru pada tahun 2001, Kutai Timur melaksanakan pemilihan bupati dan wakil bupati Kutai Timur melalui DPRD Kutim. Di tahun tersebut AFI dan Mahyudin terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Kutim Priode 2001-2006 dan menjadikan dua tokoh tersebut menjadi bupati dan Wakil bupati Pertama di Kutim.

Namun, belum berjalan lima tahun. Tepatnya pada tahun 2003,  Awang Faroek memutuskan mengundurkan diri dari Jabatan bupati Kutim. Mundurnya AFI bukan tanpa sebab. Ia mengundurkan diri untuk maju pada pemilihan gubernur Kaltim. Namun, Awang Faroek gagal dalam pilgub tersebut.

Kekosongan Kursi bupati Kutim di isi oleh wakil bupati Kutim. Mahyudin melanjutkan sisa masa jabatan bupati Kutim dengan masa jabatan 2003-2006.

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID WARTA KUTIM 

  • " data-pin-do="buttonPin" data-pin-config="beside">