BeritaBerita Pilihan

Bupati Kutim Sampaikan Nota Pengantar APBD Perubahan 2023, Nilainya Rp9.070 Trilliun

3803
×

Bupati Kutim Sampaikan Nota Pengantar APBD Perubahan 2023, Nilainya Rp9.070 Trilliun

Sebarkan artikel ini

WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTA – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kutai Timur (Kutim) 2023 diproyeksi mencapai Rp9.070.325.275.470. Peningkatan APBD Kutim dari Rp5,9 trilliun menjadi Rp9,07 trilliun akibat meningkatnya Jumlah belanja dan pembiayaan daerah untuk memajukan Pembangunan dan peningkatan ekonomi di Kutim.

“Dengan mempertimbangkan, kemampuan keuangan daerah termasuk kemampuan pendapatan dan pembiayaan daerah terdapat peningkatan jumlah pendanaan yang dapat di alokasikan di APBD Perubahan tahun anggaran 2023,”Ungkap Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiaman saat menyampaikan nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA dan Rancangan PPAS tahun anggaran 2023 pada rapat paripurna ke-21 di kantor DPRD Kutim, Kamis (03/08/2023).

Dalam Rapat paripurna yang di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Kutim Joni dan dihadiri sebanyak 21 Anggota DPRD Kutim, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa mengenai rancangan perubahan KUA dan rancangan perubahan PPAS, APBD Kutim Tahun Anggaran 2023 pihaknya memproyeksikan peningkatan pendapatan daerah sebesar Rp 7, 4 Triliun.

“Peningkatan Pendapatan Daerah jika dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya,  peningkatan tersebut mencapai 79,36 % dari angka proyeksi sebelumnya yang sebesar Rp 5,9 Triliun menjadi Rp 7,41 Triliun,” Kata Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman

Sedangkan belanja Daerah, dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, termasuk kemampuan pendapatan dan pembiayaan, terdapat peningkatan jumlah pendanaan yang  dialokasikan dalam APBD Perubahan Tahun 2023, sebesar Rp 65, 18 persen.

“Peningkatan tersebut mencapai 65,18 % dari angka proyeksi sebelumnya yang sebesar Rp 5,9 Triliun menjadi Rp 9,07 Triliun,” Sebutnya

Dijelaskannya, Adapun kebijakan belania daerah pada RKPD Perubahan Tahun 2023 secara umum akan diarahkan untuk  pembiayaan multi years contract (MYC), dalam rangka percepatan penyelesaian infrastruktur strategis daerah.

“percepatan penyelesaian infrastruktur Strategis daerah, diantaranya pembangunan jalan Dan Jembatan, penyelesaian Pelabuhan Kenyamukan, pembangunan jaringan air bersih Perkotaan, dan penanganan banjir,” Terangnnya

Kemudian, untuk pemenuhan kekurangan belanja TPP PNS, Kekurangan gaji TK2D, dan pembayaran gaji dan tpp PPPK. “Serta pemenuhan program yang prioritas atau pd Prioritas; Pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari Pembiayaan fcpf forest carbon partnership facility- Carbon fund (FCPF-CF) yang merupakan fasilitas Insentif penurunan emisi gas rumah kaca dari bank Dunia dengan skema pembayaran berbasis kinerja di Kabupaten Kutai Timur,” Bebernya

Lebih lanjut, pihaknya berharap agar rancangan ini dapat segera ditindaklanjuti menjadi Rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belania Daerah, serta dapat segera dibahas dan disetujui mengingat Keterbatasan waktu untuk tahap pelaksanaan yang tersisa dalam tahun anggaran 2023.

“kami juga berharap agar DPRD Kutim memberikan dukungan penuh sekaligus turut mengawal pelaksanaan APBD perubahan ini. tanpa adanya kolaborasi apik antara eksekutif dan legislatif, maka pembangunan di kutai timur tidak akan dapat berjalan denganlancar, efektif dan sesuai target yang diharapkan.” Tutupnya (ADV)