BP2T Kutim, Besar Pasak Dari Pada Tiang.

Sangatta, Wartakutim.com – Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T), Kutai Timur, terus berupaya dalam meningkatkan mutu pelayanan dalam mencapai peningkatan Pendapatan Asli Daerah dari sector penerimaan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Izin Gangguan (HO).

Sekertaris BP2T, Hamka mengatakan, pendapatan dari pengurusan IMB dan HO terus mengalami peningkatan dari tahun ketahun. Namun peningkatan tersebut tidak seimbang dengan jumlah pengeluaran (BP2T).

Dalam presentasi yang disampaikan, di ruang Tempudau, Setkab, Bukit Pelangi, Rabu (28/1). Jumlah anggaran yang digunakan tahun 2003 sebesar Rp6,5 milliar. Sedangkan penerimaan dari IMB dan HO tahun yang sama sebesar Rp 3,4 milliar.

Dikatakannya, alokasi dana BP2T tahun 2013 sebesar Rp 7,44 milliar, dana tersebut digunakan untuk pencapaian target kinerja keuangan BP2T, dengan rincihan belanja langsung sebesar Rp. 5.052. 157.302 dan belanja tidak langsung sebesar Rp. 2.692.016.302.

“Realisasi anggaran tahun 2013 sebesar Rp 6.502.537. 219. sementara sisa anggaran tahun 2013 sebesaar Rp. 1.241.676.385. dana tersebut telah dikembalikan di kas daerah dan menjadi Silpa.” Kata mantan camat Sangatta Selatan itu.

Lebih lanjut dia megatakan, disisi penerima BP2T tahun 2013 lebih banyak dihasilkan dari penerimaan IMB. Menurut Hamka, pencapaian target penerimaan 2013 meningkat 54 persen dari tahun sebelumnya. dan BP2T hanya melayani dua meja dalam pelayanan perijinan.(IA/nan),

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.